BIN |BABELAN - Sudah sangat meresahkan, warga melakukan penggrebekan kepada seseorang yang diduga penjualan obat keras golongan G secara bebas tanpa izin di Kampung Pulo Timaha Rt 003 Rw 008, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (31/05/2026).
Aksi warga di picu keresahan para orang tua terhadap bebas nya penjualan tramadol yang semakin membahayakan. Sesuai dengan himbauan Kapolres Metro Bekasi masyarakat harus ikut berperan serta dalam pemberantasan penjualan obat - obatan golongan G tanpa izin.
Salah seorang warga yang turut dalam aksi tersebut mengungkapkan, sebelum melakukan penggrebekan, warga sudah beberapa kali melihat langsung penjualan obat - obatan golongan G tersebut secara terang-terangan.
Pada saat penggrebekan salah seorang yang bernama Firdaus (42) saat di wawancara awak media mengatakan "Tanpa resep dokter, tentunya mengkonsumsi obat - obatan ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan efeknya bisa merusak generasi muda," ujar Firdaus.
Menurut keterangan warga, Praktik penjualan yang sangat vulgar dan terang-terangan Karena dilakukan ditengah-tengah permukiman warga.
Pelaku di giring ke polsek Babelan kota beserta barang bukti dan tidak melakukan perlawanan. Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah tramadol di dalam tas berwarna hitam.
Dalam aksi ini warga tidak melakukan tindakan kekerasan, warga berharap aparat kepolisian menindak tegas pelaku hingga mengungkap bandar besar serta jaringannya.
Pelaku digiring ke Polsek Babelan dan diterima oleh Petugas SPKT, Aiptu Basuki Rachman, kemudian pelaku dibawa ke ruangan unit Reskrim.
Petugas SPKT, Basuki Rachman menghimbau agar masyarakat jangan segan - segan lapor polisi apabila melihat hal seperti ini.
"Menindaklanjuti hal ini, petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Terimakasih kepada masyarakat yang turut berperan serta membantu kepolisian dalam pemberantasan penjualan bebas obat - obatan golongan G, serta masyarakat bisa menahan diri tidak melakukan kekerasan," ucap Aiptu Rachman kepada awak media.
Hen




Social Header